Mental Health

 Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kesehatan Mental adalah keadaan sejahtera sehingga setiap individu bisa mewujudkan potensi mereka sendiri. Mereka dapat mengatasi tekanan, tetap produktif dan bermanfaat, dan mampu berkontribusi dalam komunitas. Kesehatan mental bersifat personal.


Gangguan Mental itu apa?
Menurut website alodokter.com, gangguan mental atau jiwa merupakan penyakit yang berkaitan secara langsung dengan emosi, pola pikir, dan perilaku penderitanya. Kondisi ini bisa ringan, sedang, dan berat ditentukan berdasarkan seberapa jauh dampaknya terhadap fungsi harian seseorang. Sama halnya dengan penyakit fisik, gangguan mental juga dapat disembuhkan. 

Skizofrenia
Ditandai dengan adanya halusinasi, delusi/waham gangguan pada pikiran, pembicaraan dan perilaku serta emosi yang tidak sesuai.

Depresi
Depresi dapat ditandai dengan munculnya perasaan yang sedih dan kehilangan minat terhadap segala hal. Gejala lainnya juga dapat berupa lelah dan nyeri berkepanjangan dan gangguan pola makan dan tidur. Jika tidak segera ditangani, bunuh diri dapat terjadi.

Gangguan Bipolar
Perubahan mood yang naik turun dan kekhawatiran tanpa sebab yang jelas menjadi beberapa ciri gangguan ini. Mood yang meningkat ditandai dengan ide dan energi yang berlebih. Secara tiba-tiba juga dapat terjadi penurunan mood atau depresi.

Cara Meningkatkan Kesadaran Tentang Kesehatan Mental.
Sampai saat ini Kesehatan Mental seperti disepelekan dan belum diberikan perhatian khusus oleh masyarakat. Kurangnya kesadaran ini biasanya bisa menimbulkan perlakuan yang salah terhadap penderita Gangguan Mental. Salah satunya yaitu adanya stigma bahwa Gangguan Mental sering dikaitkan dengan hal yang negatif. Padahal, hal ini dapat membuat penderitanya tidak nyaman bertemu dengan orang lain.

Untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya Kesehatan Mental, kita bisa melakukan kegiatan-kegiatan seperti promotif (mempromosikan Kesehatan Mental kepada masyarakat), preventif (melakukan pencegahan), dan kuratif (memberikan pelayanan kesehatan seperti psikoterapi).

 
-----

Referensi :

- Wulandari, Resty. 2021. Fenomena Toxic Relationship Dalam Pacaran Pada Mahasiswa Univ Sriwijaya
- www.seributujuan.id/id/apa-itu-kesehatan-mental
- www.alodokter.com/kesehatan-mental

Sumber : IG Bincangpsikologi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar